Selasa, 03 Juni 2014

Part III



Lanjutan dari part II berarti part III, ini soal web gunadarma terkenal dengan berbasis IT tapi kenapa setiap musim studentsite dikalangan anak gundar pasti selalu eror/bermasalah. Entahlah dimana basis IT nya sampe bermasalah tidak cepat tanggap. Misalnya lagi musim tugas soft skill juga bermasalah, entahlah kenapa studentsite selalu bermasalah disaat musimnya? Hanya gundar dan tuhan yang tau.

Web praktikum yang sering kurang jelas, awal masuk kuliah web yang lagi musim dibuka khususnya anak gundar ya kalo ngga studentsite pasti ilab. Ilab pasti selalu diliat apalagi no terminal yang harus banget diliat agar tidak salah tempat duduk. Nggak cuma itu lantai ilab juga harus diperhatiin kalo salah bisa masuk kelas lain bahkan beda tingkat.

Solusinya untuk bagian IT kerjanya yang cepet, jika program eror lekas dilakukan pengecekan agar tahu dimana terjadi kesalahan. Karena tanpa web kita akan susah mendapatkan informasi tentang perkuliahan dengan praktis.
readmore »»  

Part II



Lanjutan dipart I, cerita kedua soal fasilitas ruang kelas ini penting banget bagi saya karena jika ruang kelas tidak nyaman maka belajar pun tidak konsentrasi. Pertama soal bangku yang kurang memadai misalnya papan untuk menulis lepas, besi patah, papan untuk menulis bolong, bangku yang tidak seimbang (goyang-goyang).

Kemudian soal AC (air conditioner) penyejuk ruangan yang ini penting banget karena didalam ruang kelas mahasiswanya banyak sekitar 50 orang, jika AC rusak terpaksa buka jendela, dan buka pintu jika dilorong ada yang merokok asap rokoknya terciumlah sampai ke ruang kelas. Antara kampus dan terminal jadi beda tipis dengan udara yang panas dan pengap tanpa pengharum ruangan dan suasana belajar jadi bising akibat suara dari lorong terdengar sampai kedalam kelas.

Solusinya, cobalah meja dan bangku dibenerin, AC di service supaya kita yang bejalar dikelas merasakan kenyamanan dan menjadi lebih focus lagi jika belajar.
readmore »»  

Part I



Saya sudah 3 tahun kuliah di gunadarma banyak pengalaman di gunadarma mungkin yang pertama tentang fasilitas yang ada di gunadarma dari mulai lokasi kampus yang berbeda-beda tempat, fasilitas di dalam ruang kelas, web yang sering bermasalah, dan sarana parkir yang minim.

Pertama saya akan bahas masalah lokasi kampus yang berbeda-beda tempat, khusus untuk yang kuliah di Depok pasti mahasiswa/mahasiswinya sudah pernah merasakan atmosfir di kampus D, E, G, dan H. Merasakan lelahnya jalan bolak-balik kampus, misalnya jam ke 1-3 kita ada jadwal di kampus D yang lokasinya di Pondok Cina, kemudian jam ke 4/5 kita ada jadwal praktikum di kampus H/E yang lokasinya berada di Kelapa Dua dan jalan yang kita lewati macet parah di jalan margonda dan hasilnya telatlah kita lalu tidak diijinkan masuk oleh asisten dengan sabarnya dan lelahnya (ngos-ngosan naik tangga) mau tidak mau ikut pengulangan.

Kemudian, setelah praktikum jam ke 8 masuk kuliah dikampus G yang jalannya melalui akses kelapa dua yang harus menunggu lampu merah, dan sampe kampus dapet kelas dilantai 4. Melihat tangga saja kaki saya sudah linu apalagi harus naik kelantai 4, jika pelajaran selesai dan waktunya pulang rasanya ingin sekali memasang flying fox agar langsung tiba dibawah tanpa melewati anak tangga.
readmore »»  

Kamis, 08 Mei 2014

sahabat

Hay pungs :)
ini sepuncuk surat buat kalian, Eh ko surat? ehm tepatnya cerita kali ya.
YA! sepuncuk cerita gue tentang kalian, bagi gue kalian itu penyemangat gue! kita saling berbagi dengan sekotak bekal, sebotol minuman, secarik kertas buat kuis, nyontek bareng, ngomongin orang, ngomongin dosen, jailin orang.. hahaha ga mungkin gw lupain itu.

ARTI Persahabatan kita lebih dari sekedar materi. kita saling membanggakan, menyanjung, mencela, menasehati satu sama lain. nah ini dia SUMPUNG.
Ehm entahlah sumpung itu di resmiin kapan gue juga ga tau, pasti penasaran sumpung itu orangnya kaya gimana. yang jelas sumpung itu kece-kece #pasti, cantik #itu bohong, ya yang jelas sempurna lah matanya tetep di depan ada 2 belum pindah, cuman mungkin idung ada yang pesek, alis nukik, bibir sexy, gendut, berbulu tebal. hahaha


SUMPUNG : (kiri) Maya, Ana, Ulan,Ririn, Neneng, Ummi, Lisa, Silvi, Putek


readmore »»  

keluarga



Hii bloggers saya mau cerita nih tentang keluarga saya yang selalu rame, selalu ceria dimana-mana. Pertama Ayah, ia lahir di Kebumen – Jawa Tengah anak pertama dari tujuh bersaudara ini paling kalem alias pendiem, Ayah saya selalu berkata bijak saat berbicara. Dia paling nggak suka kalo anaknya itu lupa sama sholat, lupa ngaji, lupa sedekah ya pokoknya berhubungan dengan urusan akhirat. Lalu Ibu yang hobinya bikin kue, dan pada akhirnya hadi jualan kue yang di pasarin hanya lewat mulut.
Nah ini yang menarik anak kedua yaitu adik perempuan saya yang sok cakep bahasa gaulnya centil yang tiap mau tidur harus banget dandan, dari yang nyisir rambut sampai memakai body lation. Sekarang anak yang ke tiga yaitu adik laki-laki saya yang masih duduk di bangku sekolah dasar yang selalu nanya tentang sinetron, yang hobi nyanyi bahasa inggris sambil teriak-teriak.
Intinya si nggak ada mereka nggak rame, kalo kata di sinetron keluarga cemara “harta yang paling berharga adalah keluarga”

readmore »»  

Kamis, 17 April 2014

Biografi diri

Nama saya Khoerotul Umaroh seorang anak perempuan yang lahir di Jakarta tahun 1994. Saya anak pertama dari 3 bersaudara, adik saya bernama Nabila dan Arief  kita di lahirkan dari keluarga sederhana yang sekarang tinggal di Depok. Saya Sekolah Dasar di SDN Ratujaya 2 yang jaraknya cukup terjangkau dari rumah, saat sekolah dasar saya selalu masuk dalam 3 besar dan saya pernah mengikuti cerdas cermat mewakili sekolah, kemudian Sekolah Menengah Pertama saya di SMPN 9 Depok dan mengikuti ekstrakulikuler paskibra dan Sekolah Menengah Atas saya di SMA Sejahtera 1 Depok dan setelah lulus saya kuliah di Universitas Gunadarma.


Singkat cerita dari masa kecil saya sudah phobia dengan ondel-ondel Jakarta, entah kenapa phobia itu sampai sekarang tidak bisa hilang mungkin sudah masuk dalam sugesti saya. Saya tidak pernah merasakan masa taman kanak karena saat tahun ajaran baru saya lebih memilih untuk masuk ke sekolah dasar karena bagi saya taman kanak-kanak hanya sebuah sekolah yang isinya hanya permainan dan saat itu saya tidak ingin sekolah di tempat yang banyak permainannya, saya lebih memilih sekolah yang banyak belajarnya dan pada akhirnya umur 5 tahun saya masuk disekolah dasar yang melalui proses/persyaratan dengan membaca dengan jelas dan menghitung, karena pihak sekolah berpikir pada usia tersebut masih ada anak yang tidak terlalu lancer baca / hanya baru kenal huruf, berbeda dengan saya saat disuruh baca ternyata lancer seperti anak kelas 2 SD dan akhirnya saya pun di terima di sekolah itu.
readmore »»  

Minggu, 17 November 2013

KELOMPOK REFERENSI

DEFINISI
Kelompok Referensi (Reference Group) atau Kelompok Rujukan atau Kelompok Acuan merupakan sekelompok orang yang dianggap memiliki pengaruh evaluasi, aspirasi, bahkan perilaku terhadap orang lain secara langsung ataupun tidak langsung, dan dianggap sebagai pembandingan bagi seseorang dalam membentuk nilai dan sikap umum/khusus atau pedoman khusus bagi perilaku .
Kelompok referensi memberikan standar (norma atau nilai) yang dapat menjadi perspektif penentu mengenai bagaimana seseorang berfikir atau berperilaku, dan kelompok ini berguna sebagai referensi seseorang dalam pengambilan keputusan.
·         JENIS-JENIS KELOMPOK REFERENSI
Kelompok referensi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:
1)      Kelompok Referensi Normatif
2)      Kelompok Referensi Komparatif
·         KLASIFIKASI KELOMPOK REFERENSI
Berikut ini adalah pengklasifikasian kelompok referensi, yaitu:
1)      Menurut Intensitas Interaksi dan Kedekatannya
a.       Kelompok Primer (Primary)
Kelompok referensi primer melibatkan seringnya interaksi langsung dan tatap muka. Contohnya: keluarga dan sanak-saudara.
b.      Kelompok Sekunder (Secondary)
Kelompok referensi sekunder, tidak terlalu sering ber-interaksi dan tatap muka. Contohnya: tetangga.
2)      Menurut Legalitas Keberadaannya
a.       Kelompok Formal
Kelompok referensi formal memiliki struktur yang dirinci dengan jelas. Contohnya: kelompok kerja di kantor atau tim per divisi.
b.      Kelompok Informal
Kelompok referensi informal tidak dirinci secara jelas. Contohnya: kelompok persahabatan, teman sekolah atau kuliah.
3)      Menurut Status Keanggotaan dan Pengaruhnya
a.       Kelompok Aspirasi (Aspirational)
Seorang bercita-cita untuk bergabung atau menandingi kelompok referensi aspirasi.
b.      Kelompok Disosiasi (Dissociative)
Seseorang berupaya menghindari kelompok referensi disosiasi.
c.       Kelompok Membership
Seseorang menjadi anggota formal dari suatu kelompok referensi. Contohnya: kelompok pecinta alam.
·         FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SESEORANG MENJADI BAGIAN DARI KELOMPOK REFERENSI
Kecenderungan orang untuk menjadi bagian dari kelompok acuan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu:
1)      Keakraban
2)      Ekspos terhadap seseorang (Mere Exposure)
3)      Kepaduan kelompok.
·         KELOMPOK REFERENSI DALAM PEMASARAN
Kelompok referensi mempengaruhi perilaku seseorang  dalam pembelian dan sering dijadikan pedoman oleh konsumen dalam bertingkah laku. Anggota kelompok referensi sering menjadi penyebar pengaruh dalam hal selera. Oleh karena itu konsumen selalu mengawasi kelompok tersebut baik prilaku fisik maupun mentalnya.
Kelompok referensi (yang paling berpengaruh terhadap konsumen) mempengaruhi orang lain melalui norma, informasi dan kebutuhan nilai ekspresif konsumen. Berikut ini penjelasan dari macam-macam pengaruh tersebut:
1)      Pengaruh Normatif
Ketika seorang individu memenuhi harapan kelompok untuk mendapatkan hadiah langsung atau menghindari hukuman
2)      Pengaruh Informasi
Perilaku dan pendapat kelompok referensi digunakan sebagai berguna potongan informasi yang berpotensi
3)      Pengaruh Ekspresi Nilai
Ketika seorang individu kelompok menggunakan norma dan nilai-nilai dianggap sebagai panduan bagi sikap mereka sendiri atau nilai-nilai
Para pemasar tertarik pada kemampuan kelompok referensi untuk mengubah sikap dan perilaku konsumen dengan mendorong timbulnya kesesuaian. Untuk dapat mempunyai pengaruh tersebut, kelompok referensi harus melakukan hal – hal berikut ini:
1)      Memberitahukan  atau  mengusahakan agar orang menyadari adanya suatu produk menarik / merk khusus.
2)      Memberikan  kesempatan pada individu untuk membandingkan pemikirannya sendiri dengan sikap dan perilaku kelompok.
3)      Mempengaruhi  individu untuk mengambil sikap dan perilaku yang sesuai dengan norma-norma kelompok.
4)      Membenarkan  keputusan untuk memakai produk-produk yang sama dengan kelompok.
Terdapat beberapa bentuk kelompok acuan yang dapat mempengaruhi konsumen dalam perilaku konsumsi, yaitu:
1)      Kelompok pertemanan
2)      Kelompok belanja
3)      Kelompok kerja
4)      Komunitas maya
5)      Kelompok aksi konsumen.
Dalam strategi pemasaran, agar dapat diterima konsumen maka informasi disampaikan oleh opinion leader yang sesuai dengan karakteristik produk atau jasa yang ditawarkan. Seorang pemberi opini ini adalah orang yang sering kali mampu mempengaruhi sikap atau perilaku orang lain. Opinion leader memiliki sumber informasi yang berharga. Daya tarik kelompok referensi dalam pemasaran melalui:
1)      Selebriti
2)      Tenaga ahli / Pakar
3)      Orang biasa
4)      Juru bicara eksekutif dan karyawan
5)      Karakter fiktif
6)      Kelompok referensi lain
Pemasar harus dapat mengidentifikasi peran seseorang di dalam kelompoknya dalam pengambilan keputusan, dan harus menekankan pada si pengambil keputusan. Penyesuaian dilakukan hanya untuk sekadar menyesuaikan diri agar diterima oleh kelompok atau penyesuaian yang mengubah kepercayaan. Orang butuh untuk menilai opini dan kemampuan mereka dengan membandingkannya dengan opini dan kemampuan orang lain.
readmore »»